Powered by Blogger.
Showing posts with label Tentang Citra Kirana. Show all posts
Showing posts with label Tentang Citra Kirana. Show all posts

Citra Kirana: Tak Melupakan Olahraga

Padatnya rutinitas syuting membuat Citra Kirana cukup sulit membagi waktu untuk diri sendiri.

"Tapi khusus untuk olahraga, aku sediakan waktu di awal hari. Jadi setiap pagi aku awali dengan main sepeda statis. Minimal 30 menit. Badan jadi segar," kata Citra saat ditemui di sela-sela syuting di Cibubur, Jakarta Timur.

Tanpa olahraga dara cantik berkulit putih ini mengaku akan lemas.

"Aku pernah nggak olahraga seminggu. Efeknya sangat terasa. Daya tubuh seperti melemah. Aku jadi gampang lemes," ujar pemeran Rumanah di sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini

Sumber: TRIBUNnews.com

Citra Kirana: Cari Peran Menantang

Aktris cantik satu ini ternyata tak cukup puas dengan dengan kesuksesan yang telah diraihnya di dunia sinetron. 

Citra Kirana mengaku ingin bisa bermain film. Hanya saja, hingga kini dirinya belum menemukan peran yang ia inginkan untuk berakting di layar lebar.

Menurutnya, hingga kini belum ada peran yang benar-benar menantang yang ditawarkan kepadanya.

"Aku belum dapat peran yang menantang. Aku milih-milih main film," ujar Citra saat ditemui lokasi syuting "Tukang Bubur Naik Haji The Series "di kawasan Cibubur.

Dara cantik 18 tahun itu mengatakan, dirinya juga ingin bisa bermain dalam suatu peran secara total. Salah satunya, seperti peran yang ia mainkan di sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji The Series' di mana ia didapuk sebagai sosok ustadzah cantik Rumanah.

"Kalo mau (peran) baik, baik sekalian. Peranku ini kan sekarang jadi ustadzah, yang menasihati, bijak, dan tahu tentang Islam," paparnya.

Sumber: berbagai media online

Citra Kirana: Tukang Bubur Naik Haji The Series

Tukang Bubur Naik Haji The Series merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di RCTI setiap hari mulai pukul 19.30 WIB. Sinetron ini diproduksi oleh SinemArt, pertama kali ditayangkan pada tanggal 28 Mei 2012, dan sampai saat ini masih terus berjalan. Pemainnya antara lain ialah Mat Solar, Uci Bing Slamet, Citra Kirana, Andi Arsyil Rahman, Aditya Herpavi Rachman, Latief Sitepu dan masih banyak lagi. Sinetron ini terus mengalami peningkatan rating meski tokoh utama sudah tidak kelihatan lagi.
Pada tanggal 27 Februari 2013, sinetron ini mampu melewati sinetron Anugerah dengan 473 episode, sehingga saat ini, sinetron "Tukang Bubur Naik Haji The Series" menjadi Sinetron Terpanjang peringkat ke 4 di Indonesia.

Cerita keseluruhan Tukang Bubur Naik Haji seperti menonton kehidupan masyarakat sehari-hari, yang di dalamnya termasuk perilaku kita sendiri. Kita yang seolah-olah seorang dermawan sejati, padahal sebenarnya kita sangat mengharapkan pujian orang. Sebenarnya ada kecenderungan kita ingin pamer. Bagaimana kita selalu berpenampilan suci, padahal apa yang kita lakukan seringkali keji. Bahkan, kepada orang yang pernah menolong kita sekalipun. Kepalsuan-kepalsuan yang hanya kita sendiri yang tahu, selalu membuat kita tersenyum jengah. Kesemuanya, disajikan secara manis dan lucu dalam serial ini.

Ada tokoh Bang Sulam yang penyabar, selalu tersenyum, ia memiliki usaha bubur ayam. Berkat ketekunan dan keikhlasannya, akhirnya ia bisa naik haji dan memperbesar usaha bubur ayamnya. Bang Sulam tinggal bersama Rodiah (Uci Bing Slamet) istrinya, dan Emak (Nani Wijaya).

Tetangga Bang Sulam, H. Muhidin (Latief Sitepu) dan Hj. Maemunah, entah mengapa selalu memusuhi keluarganya. Bahkan anak mereka, Rumanah (Citra Kirana) dilarang berhubungan dengan Robby (Andi Arsyil), adik ipar Bang Sulam. Fitnah-fitnah tentang keluarga Bang Sulam pun berdatangan. Bagaimanakah keluarga Bang Sulam menyikapi segala nikmat dan cobaan yang ia dan keluarga hadapi sehari-hari? Semoga acara ini, bisa menjadi cermin bagi kita pemirsa untuk berkaca dan berbenah diri.

Sumber: id.wikipedia.org

Berikut adalah suasana syuting "Tukang Bubur Naik Haji The Series".

 

Citra Kirana: Belum Siap Berhijab

Rumanah, siapa yang tak mengenal wanita cantik solehah dalam sinetron stripping "Tukang Bubur Naik Haji The Series" yang setiap malam di tayangkan RCTI ini.

Di sinetron ini, Citra Kirana tampil memakai hijab sesuai peran tokoh Rumana yang dimainkannya.

Dalam kehidupan sehari-hari, ternyata dara cantik mantan kekasih Andrew Andhika ini, juga punya keinginan untuk berhijab layaknya seorang muslimah.

"Setiap orang pasti pengen banget nutupin auratnya pake jilbab. Aku pun juga memikirkan hal itu," ujar Citra Kirana usai syukuran 500 episode sinetron "Tukang Bubur Naik Haji The Series" di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat, 22 Maret 2013 lalu.

Namun, untuk sekarang ini Citra mengaku masih belum siap untuk menutup semua auratnya dengan memakai jilbab atau berhijab.

"Tapi, kalau sekarang belum dulu ya. Aku belum siap," sambung Citra.

Menurut Ciki (panggilan akrabnya), masih banyak hal yang menjadi alasan dan membuat dirinya belum siap untuk berhijab. Salah satunya adalah kesiapan mental dan menjaga sikapnya. 

"Sebenernya, banyak yang bilang pake dulu baru berjalan, cuma aku juga mau mempersiapkan hati dulu, lalu persiapkan mental aku dari segala macam. Takutnya, kalo pake terus belum siap, nantinya malah lepas lagi. Terus, harus jaga sikap juga," tandas Citra.

Sumber: berbagai media online

Citra Kirana: The Next Indonesian Sinetron Queen

Roda selalu berputar. Begitu pula, dengan dunia hiburan tanah air. Pemeran utama wanita dunia sinetron Indonesia datang dan pergi.

Tahun 2005, ada Revalina S Temat, Nia Ramadhani, dan Alyssa Soebandono sebagai bintang remaja paling moncer.

Tahun 2009, giliran Nikita Willy, Shireen Sungkar, dan Asmirandah yang menjadi idola.

Memasuki tahun 2013, tak banyak pendatang baru yang mencuri perhatian. Namun demikian, di tengah proses regenerasi yang berjalan lambat, Citra Kirana (18 tahun), akrab disapa Ciki, mengagetkan banyak orang. Dia menyabet piala Panasonic Gobel Awards dalam kategori Aktris Favorit yang digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Sabtu malam 30 Maret 2013

Dia bersama dengan nama-nama tenar seperti Agnes Monica, Nikita Willy, dll. Kehadiran Ciki menambah warna dunia persinetronan Indonesia. Selain karena kemampuan aktingnya, Ciki yang terbilang masih belia juga memiliki pribadi memesona, sederhana, rendah hati. Dia tak gemar membuat membuat sensasi. Sosok Ciki begitu dikenal melalui karya-karyanya yang lakonnya berbeda antara satu dan lainnya.

Hari ini pun masih ada yang memanggilnya "Meisya", lakonnya yang jutek bin jahat di sinetron "Putri Yang Ditukar". Jika Ciki fokus dan konsisten dalam berakting, tak mustahil dia akan menjadi Ratu Sinetron Indonesia.

Move on Ciki...

Sumber: berbagai media online

Citra Kirana: Jalan Berliku Menuju Sukses

Tak ada yang mudah di dunia ini. Sukses memang perlu pengorbanan. Aktris cantik Citra Kirana pun pernah mengalaminya.

"Aku pernah ngalamin pengalaman nggak enak. Dijanjiin bisa main iklan, eh tahu-tahunya produser tersebut nelepon dan batalin aku buat jadi bintangnya," curhat Citra.

Begitulah, di balik mulusnya karier dara cantik ini di panggung sinetron televisi, ada satu hal yang harus dia korbankan. Yaitu, pendidikan.

Lepas dari bangku SMA, Citra tak melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi layaknya gadis-gadis sebayanya. Lulusan SMA Harapan Ibu, Pondok Pinang itu mengaku memang telah merencanakan sejak lama untuk bisa fokus di dunia akting selepas sekolah.

Keinginan Citra masuk industri hiburan memang bukan iseng-iseng berhadiah belaka. Ia juga tak mau hanya mengandalkan faktor keberuntungan. Melainkan, dara blasteran Sunda-Belanda itu merintis usaha selama enam tahun untuk membuka kesempatan masuk ke dunia hiburan.

Modal cantik saja ternyata tak cukup. Pun ditambah dengan postur tubuhnya yang proporsional, yakni tinggi 170 cm berat 56 kg, ternyata tak membuatnya mudah menjadi pemain sinetron.

Setelah sinetron 'Janji Cinta', tawaran lainnya pun berdatangan. Perlahan dirinya mulai dipercaya untuk tampil di sinetron lainnya. Di antaranya beradu akting dengan Nikita Willy dalam sinetron 'Nikita' (2009), 'Safa dan Marwa' (2009-2010), hingga 'Putri yang Ditukar' yang melejitkan namanya melalui peran antagonis yang ia mainkan.

Citra merasa enjoy dengan profesinya di dunia sinetron. Dunia yang ia geluti saat ini seakan menjadi permintaan yang telah terkabul, dan Citra mengaku tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang tengah ia lakoni saat ini.

Maka, ketika teman-teman sebayanya berbondong-bondong memilih kampus favorit setelah SMA, ia lebih memilih mengembangkan kariernya di sinetron. Baginya, ilmu bisa didapat di mana saja, termasuk di lokasi syuting.

"Ini memang yang aku mau sejak dulu. Main sinetron tuh, udah jadi hobi yang alhamdulillah membawa hasil buat aku," ungkap Citra seraya tersenyum.

Success for you Ciki...

Sumber: berbagai media online

Citra Kirana: Aktris Terfavorit Piala Panasonic Gobel Awards

Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, 30 Maret 2013.

Sabtu malam itu adalah malam yang sangat menggembirakan bagi aktris cantik Citra Kirana.

Dara cantik kelahiran 29 April 1994 dari kota hujan Bogor itu meraih piala Panasonic Gobel Awards.



"Senang banget. Aku bersyukur bisa dapat penghargaan ini. Sebenarnya, semua orang harus optimis. Alhamdulillah senang, enggak pernah menyangka, aku bersyukur," tutur Citra.

"Ini suatu anugerah luar biasa untuk karier saya," kata Citra yang malam itu mengenakan gaun panjang berwarna merah.

Baru kali ini masuk nominasi Panasonic Gobel Awards, Citra pun langsung memboyong piala pertamanya malam itu.

Citra Kirana mengaku kaget saat namanya disebut sebagai aktris terfavorit di ajang Panasonic Gobel Awards 2013. Citra mengalahkan nominasi lain seperti Nikita Willy, Agnes, Bunga Citra Lestari  dan Asmirandah.

"Aku nggak pernah menjadikan mereka saingan," kata Citra tentang rekan-rekannya yang wajahnya kerap menghiasi layar televisi.

Pemain sinetron "Tukang Bubur Naik Haji The Series" ini berusaha selalu menampilkan yang terbaik ketika berkarya. Ia tidak menyangka dirinya Sabtu malam itu akan membawa pulang piala Panasonic Gobel Awards.

Bintang sinetron "Tukang Bubur Naik Haji The Series" ini, sebenarnya tidak banyak berharap bisa meraih piala. Bahkan, Citra sempat kurang menyiapkan diri menghadiri malam puncak Panasonic Gobel Awards ke-16 itu. Artis yang akrab disapa Ciki ini pun makin termotivasi untuk lebih baik.

"Aku menang kalah itu biasa. Justru baru kemarin prepare, dadakan banget. Aku pinjam dari salah satu desainer. Piala ini buat orang tua aku mama papa. Yang jelas, aku akan terus memberikan yang terbaik," tekadnya.

Ia pun mempersembahkan piala Panasonic Gobel Awards pertamanya itu untuk kedua orang tuanya, para pendukungnya, dan tentu penonton setia sinetron "Tukang Bubur Naik Haji The Series".

Sumber: berbagai media online

Citra Kirana: Ambassador Resmi FIFA Online 2

IAHGames Indonesia selaku publisher EA SPORT™ FIFA Online 2 Indonesia (FOL2 Indo), salah satu game online terbaik bergenre Casual Sport yang memiliki konsep F2P dan game sepak bola pertama yang berbahasa Indonesia membuat kejutan kali ini dengan menggandeng Citra Kirana, dara cantik kelahiran 29 April 1994, dari kota hujan Bogor sebagai Ambassador FOL2 Indonesia.

Citra kirana mulai terjun di dunia entertainment pertama kali sebagai finalis gadis sampul pada tahun 2007, dan memulai debutnya sebagai aktris pada tahun 2009 dalam sinetron berjudul Nikita. Selain sinetron tersebut dia juga membintangi sinetron lainnya, salah satunya yang saat ini sedang berjalan adalah "Tukang Bubur Naik Haji The Series", dia juga membintangi beberapa video klip dari band-band Indonesia yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia.



Nah, dengan segudang bakat yang dimilikinya itulah FOL2 Indo memilihnya sebagai Ambassador. Dia juga fans berat dari salah satu tim besar dunia yang baru saja meraih Piala Eropa 2012, siapa lagi kalau bukan Spanyol. Salah satu pemain yang dikaguminya adalah Iker Casillas, penjaga gawang dan juga kapten kebanggaan Negeri Matador.

Pihak IAHGames Indonesia menyatakan bahwa dengan segudang prestasi yang dimiliki dara cantik ini, membuat pihak IAH untuk menjatuhkan pilihan kepadanya sebagai Official Ambassador FIFA Online 2 Indonesia.

Sumber: kotakgame

Citra Kirana: Profil & Biografi

Nama: Citra Kirana
Lahir: 23 April 1994 (umur 18), Bogor, Indonesia
Pekerjaan: AktrisTahun aktif: 2009 - sekarang
Agama: Islam
Akun Twitter: citraciki

Personal
Citra Kirana lahir di Bogor 23 April 1994. Ia dikenal ketika ia memerankan Vina, seorang gadis yang diperkosa oleh Ronal di sinetron Ketika Cinta Bertasbih yang tayang pada saat bulan Ramadhan tahun lalu.

Ciki, begitu ia akrab disapa, mempunyai tinggi 171cm dan berat badan 55kg ini mengaku bahwa ia lebih suka memerankan tokoh antagonis ketimbang protagonis. Ia berkata bahwa ia lebih gampang memerankan adegan marah-marah daripada harus menguras air mata.

Kini, ia sedang menjalani syuting sinetronnya yang paling baru yang berjudul "Tukang Bubur Naik Haji The Series" yang tayang di RCTI untuk menyambut Ramadhan tahun ini. Di dalam sinetron ini ia mengaku gugup karena harus memerankan seorang penceramah. Melalui acara-acara ceramah yang ia tonton, ia pun mulai belajar bagaimana menjadi penceramah yang baik

Karir
Ia memulai karirnya ketika ia menjadi finalis pada pemilihan Gadis Sampul pada tahun 2007. Dari ajang itulah kemudian ia banyak mendapat tawaran untuk membintangi FTV atau sinetron.

Sinetron pertama yang ia bintangi adalah "Janji Cinta". Dalam sinetron itu ia berperan sebagai Cinta dan bermain dengan artis Raffi Ahmad. Kemudian ia banyak mendapat tawaran untuk membintangi sinetron dan iklan.

Namanya kian dikenal ketika ia memerankan tokoh Meisya dalam sinetron "Putri Yang Ditukar" yang tayang di RCTI. Dalam sinetron itu, ia disandingkan dengan beberapa pesinetron seperti Nikita Willy, Atalarik Syah, Yasmine Wildblood, Rezky Aditya dan Glenn Alinskie. Dan lagi-lagi, ia mendapatkan peran antagonis.

Kini, ia sedang menjalani syuting sinetron "Tukang Bubur Naik Haji The Series" yang merupakan serial yang diangkat dari FTV.

Sinematografi
FTV
Janji Cinta
Tarzan Masuk Kota
Catatan Mas Boy

Sinetrron
Nikita (2009)
Safa dan Marwah (2009-2010)
Ketika Cinta Bertasbih Spesial Ramadhan (2010)
Putri Yang Ditukar (2010-2011)
Dewa (2011)
Tukang Bubur Naik Haji The Series (2012)